pemboran horizontal


pemboran horizontal dengan lubang bor 10″ crossing jalan dengan lebar 10meter pada proyek irigasi teritegrasi di pandawa golf and resort nusa dua bali.

image

dokumentasi

Posted in Uncategorized | Leave a comment

MBP01-HH30 WHEEL MOUNTED(HORIZONTAL DRILLING)


JpegJpegJpegMETODE KERJA horizontal drillingIMG_20140703_155524 IMG_20140704_143008 IMG_20140708_091631 IMG_20140709_093337 IMG_20140709_160041IMG_20140708_091645 IMG_20140708_165647 IMG_20140710_154101

Posted in Uncategorized | Leave a comment

PELATIHAN PEMBORAN GEOTEKNIK


IMG_2161 IMG_2129 IMG_2127 IMG_2125 IMG_2118 IMG_2115 IMG_2111 IMG_2110 IMG_2109 IMG_2106 IMG_2101 IMG_2092 IMG_2163IMG_2083 IMG_2077IMG_2091

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PELATIHAN PEMBORAN GEOTEKNIK

Menggunakan Mesin Bor Multi Fungsi Type MBP-01XR100 WHEEL MOUNTED

Di Fakultas Teknik Sipil UNIVERSITAS ISLAM RIAU PEKAN BARU

Dalam rangka uji coba mesin bor type MBP-01XR100 multi fungsi, yang mana Mesin Bor tersebut , dirancang dapat dipakai untuk pekerjaan pemboran, seperti :

  1. Pemboran Geoteknik ( Soil Investigation )
  2. Pemboran Air ( sampai kedalaman 100 meter, dengan diameter 6 Inchi )
  3. Pemboran Explorasi Mineral/,Batu Bara.

Mesin Bor ini dapat dilepas secara knock down, kemudian dirakit kembali dalam waktu singkat dan dilengkapi dengan roda, sehingga memudahkan untuk moving diberbagai medan.

Mesin bor ini dilengkapi, dengan peralatan tambahan, untuk dapat dipakai dalam berbagai pekerjaan pemboran seperti diatas, dengan memenuhi standard yang sudah ditetapkan.

Pada Uji Coba dan Pelatihan ini, mesin bor ini dipakai untuk pemboran Geoteknik, seperti:

  1. Pengambilan Contoh Tidak terganggu,dengan menggunakan tabung Shelby/UDS.
  2. Pengambilan contoh tidak terganggu, dengan menggunakan Triple Tube Corebarrel (NQ).
  3. Pengambilan contoh terganggu, dengan menggunakan Mata Bor Three Wing,dengan mengambil  Cutting pemborannya .
  4. Melaksanakan SPT (Standard Penetration Test), dengan menggunakan Automatic Hammer, sehingga setiap pukulan lebih akurat.

Dari hasil uji coba dan pelatihan, dapat disimpulkan Mesin Bor dapat dipakai dengan baik, dan Crew yang dilatih dapat dengan mudah mengoperasikan mesin bor tersebut. Dan dengan  melihat formasi tanah di daerah Pekan Baru /riau ini dimana lapisan tanahnya terdiri dari pasir lepas,pasir lempungan , pasir lanauan dan lebih kedalam lagi terdapat lapisanGambut, yang lunak. Untuk mengatasi hal tersebut diatas, harus dipakai peralatan tambahan seperti :

  1. Single Corebarrel, Triple Tube Corebarrel, Tabung UDS/Shelby Tube, harus memakai sistem Basket Core Catcher. Sehingga contoh tanah dapat diambil, jika menggunakan peralatas yang biasanya dipakai contoh tanah/core akan selalu lepas/jatuh.
  2. Pemakaian Pipa  Casing atau pipa Pelindung mutlak diperlukan untuk mencegah runtuhnya dinding lobang bor, yang nantinya dapat menjepit rangkaian stang bor dan Corebarrel

STANDARD OPERASIONAL PROSEDURE (S O P)

MESIN BOR MULTI FUNGSI TYPE MBP-01XR100

  1. Periksa seluruh komponen yang ada,seperti : Menara Bor, Sasis, dan mesin 2 penggerak, serta pompa pembilas ( semua peralatan harus lengkap terlebih dahulu ), sebelum dibawa ke Lokasi
  2. Sesudah sampai Lokasi (titik Bor).

a)      Rakit semua bagian mesin bor seperti yang dilakukan pada waktu Latihan,Pastikan Mesin bor rata  dengan permukaan tanah dan menara tegak lurus dengan menggunakan Waterpass, dan pasang patok pengikat sasis mesin bor dengan baik, sehingga pada waktu melakukan pemboran sasis dan menara bor tidak bergerak/goyang.

b)      Periksa :Oli mesin-mesin penggerak dan pompa air, serta Mesin penggerak Pompa Radiatornya terisi air. Lumuri setiap bagian yang berputar seperti Bearing/Lager dengan stempet/grease/gemuk.

c)      Siapkan Lokasi bor, dengan baik dan rapih, stang bor, pipa casing dan lain-lainya harus disimpandi samping mesin bor, sehingga memudahkan pada setiap penambahan stang bor/pipa casing. Dan buat kolam untuk sirkulasi  air pemboran, berukuran 1,5 x 1 x 1 meter,dan jika kolam pembilas dibuat ditanah yang porositasnya besar, maja lapisi dinding kolam dengan campuran semen dan air (diplester).

d)     Jika semua persiapan diatas sudah selesai maka hidupkan mesin Bor, biarkan sebentar untuk pemanasan mesin, Pompa air tidak usah dihidupkan, karena hanya dipakai jika kita akan menggunakan pemboran dengan memakai Triple tube Corebarrel/ Three Wing Bit.

  1. Persiapan untuk pengambilan contoh tanah dengan menggunakan Single Tube Corebarrel :
  • Siapkan Single corebarrel , pastikan mata bor terpasang kuat.
  • Pasang single corebarrel dibawah Gear Box Mesin Bor, dengan baik.
  • Hidupkan mesin Bor, putar mesin bor dengan menambah Gas, sehinggan Automatick kopling berputar,
  • Tekan stang bor dengan memutar stang pemutar sambil stang bor berputar terus, sampai Cingle corebarrel masuk semuanya kedalam tanah.
  • Kemudian lepaskan single corebarrel dari Gear Box dengan Cara Single corebarrel diputar dengan menggunakan kunci pipa kearah kiri, sambil mesin bor diangkat perlahan-lahan.
  • Jika masih pada kedalaman dangkal corebarrel dapat diangkat hanya dengan tenaga orang, jika sudah mencapai kedalaman lebih jauh, dimana Single corebarrel itu beserta rangkaian stang bor, yang berat.Maka pengangkatan menggunakan Hoist drum/Wins, yang digerakan dengan mesin penggerak.
  • Jika pengambilan contoh tanah ini pada formasi lepas/pasir lepas/gambut, maka Mata Bor single corebarrel ini harus memakai Basket Core Catcher/Trap/Klep, supaya contoh tanah dapat terambil.
  • Pada setiap run pemboran harus dicatat kedalamannya pada For Bor Log yang sudah disediakan.
  1. Pengambilan contoh tanah tidak terganggu/Undisturbe sample.

Yang dipakai adalah Tabung UDS/Shelby Tube dengan ukuran yang standard.

  • Sambungkan tabung UDS dengan stang bor , dimana pada ujung stang bor sudah dipasang Kepala Tumbukan, kemudian masukkan kedalam lobang bor, bekas pemboran sebelumnya,
  • Jika sudah siap usahakan stang bor tegak lurus,.Dan untuk pemukulnya dipakai Automatick Hammer, yang digerakkan/naik turun dengan menggunakan mesin ( portable Wins ).
  • Jika sudah ditumbuk masuk semua, seterusnya stang bor diputar 2/3 kali putaran , yang maksudnya untuk memotong contoh tanah tersebut.
  • Cabut keluar rangkaian stang bor dan tabung UDS nya .Dan catat kedalamannya, serta deskripsi contohnya dicatat pada Bor Log.
  • Untuk Preparasinya, begitu keluar Tabung UDS itu pada kedua ujungnya dibuang sedikit untuk pengecoran dengan memakai Parafin Wax/lilin, dan dikedua ujungnya ditandai : TOP DAN BOTTOMnya dengan Spidol permanen ,  untuk memudahkan  pemeriksaan  di Laboratorium.
  1. Pemeriksaan dengan memakai SPT ( Standard Penetration Test ).
  • Siapkan Tabung SPT dansambungkan dengan Stang Bor, kemudian masukkan kedalam lobang bor. Pada ujung  stang bor dipasang kepala tumbukan dan stang peluncurnya, kemudian pasang Hammer yang sudah menjadi rangkaian dari sistim automatic hammer ini.kemudian pasang Stopper.
  • Dimana jika Hammer diangkat pada jarak 76 Cm, secara automais  maka Hammer akan lepas dan menumbuk kepala tumbukan.( Peralatan ini sudah menjadi satu unit pada Automatick Hammer ini )
  • Naik turunnya Hammer ini digerakkan  dengan menggunakan portable Wins yang terpasang dibelakang menara bor.
  • Dengan memakai sistim Automatick Hammer ini, maka jatuhnya Hammer adalah pasti jatuh bebas, tidak terganggu  denga gaya lainnya.
  • Sebelum ditumbuk, pada stang Bor ditandai setiap 15 Cm, dimana nantinya akan dihitung, pada setiap 15 Cm berapa tumbukan dibutuhka ( N.1 ), begitu juga pada 15 Cm yang kedua dihitung berapa tumbukan ( n.2 ).Terakhir pada 15 Cm ketiga, dihitung jumlah Tumbukanny ( n.3 ).
  • Kemudian N1, N2, dan N3 dijumlahkan dan dicatat pada Formulir yang telah disediakan.
  • Jika pada tabung SPT tidak terambil contohnya/lepas, karena formasinya pasir lepas/gambut, maka contoh tanah yang tidak terambil oleh tabung SPT, akan diambil dengan menggunakan Single Corebarrel yang dilengkapi dengan Basket core catcher/Trap/klep.
  • Sehingga akan didapat kedalaman akhir dari lobang bor, secara akurat.
  1. Pengambilan Contoh Tanah Tidak terganggu dengan menggunakan Triple Tube Corebarrel :
  • Siapkan Corebarrel , kemudian angkat denga Wins dan masukkan kedalam lobang bor dan sambungkan dengan rangkaian stang bor sesuai dengan kedalamannya.
  • Sambungkan stang bor dengan Water Swievel dan Gear Box yang terpasang pada mesin Bor, ketinggian Gear Box dan mesin penggerak disesuaikan .
  • Pasang/sambungkan Pompa pembilas/Pompa Air dengan Water Swievel .
  • Sementara air belum dimasukkan/dipompakan
    • Putar Stang bor dengan menambah Gas pada mesin penggerak, secara perlahan terlebih dahulu. Kemudian Air dipompakan kedalam stang bor dengan pengaturan memakai stop kran, jika air sudah keluar dar lobang bor perlaha-lahan volume air diperbesar begitu juga putaran stang bor ditambah.
    • Jika sudah kelihatan stabil Antara putaran stang bor, dengan air yang keluar dari lobang bor, Tekan stang Bor secara hati-hati, disesuaikan denga formasi yang dibor.
    • Penekanan ini dilakukan terus sampai Corebarrel penuh ( panjang Inner tube corebarrel , 1,5 meter ).Jadi pemboran dengan menggunakan Triple tube berukuran 5 Feet ini, satu kali Run nya adalah 1,5 meter.Dan corebarrel akan penuh.
    • Pada  pembooran dengan menggunakan Triple Tube Corebarrel ini , tekanan air dan kecepatan penetrasi dengan keluarnya  Cutting/kotoran harus seimbang. Dengan pengalaman maka Core Recovery yang didapat akan baik, setidaknya dapat dicapai Core Recovery 90%.
    • Jika Run pemboran sudah 1,5 meter, maka corebarrel dan rangkaian stangbornya diangkat, kemudian Inti bor/core dikeluarkan.Begitu core dikeluarkan harus ditangani dengan cepat, yaitu :. Pendeskriptian, Core recovery dihitung.
    • Dan core yang keluar , jika utuh harus dipotong setiap 0,5 meter,kemudian core ini dibungkus dengan Alluminium Foil, supaya kadar airnya terjaga, dan dikasih tanda TOP dan BOTTOM. Dan untuk memperkuat dibalut dengan Celo Tape/Lak ban, yang seterusnya dimasukkan kedalam potongan Pipa Pralon  ( 60 Cm ) , juga ditandai Top dan Bottom dan di cor dengan  Parafin Wax/lilin. Dan siap dikirim ke Laboratorium.

Dari Uji coba pengoperasian Mesin Bor Multi Fungsi Type MBP-01X100 dan Pelatihan para pesertanya, berhasil dengan baik.

Mesin Bor berfungsi dengan baik dan para pesertanya, dapat memahami serta dapat mengoperasikan nya.

Untuk pekerjaan Pemboran didaerah Pekan baru dan sekitarnya, yang menjadi kendala berdasarkan pengalaman para Kontraktor Bor adalah , Formasi adalah sampai kedalaman 40 meter adalah lapisan pasir lepas, pasir lempungan, pasir lanauan\ dan Gambut. Hampir semua Kontraktor pada setiap pengerjaan pemboran akan selalu sulit untuk mendapatkan contoh tanah/gambut,dan pada pekerjaan Sondir Stang sondir  kebanyakan terjepit dan kadang-kadang tidak dapat dicabut, dan terpaksa ditinggalkan.

Untuk mengatasi :

  1. Runtuhnya Lobang Bor ( ini juga dapat menjebabkan rangkaian stang bor dan alat lainnya dapat terjepit/Stuck ) dan terjepitnya stang sondir. Dapat diatasi dengan Setiap beroperasi pemboran harus selalu menggunakan Pipa Pelindung/Pipa Casing.
  2. Lepasnya Inti Bor/Core Loss/ contoh tanah, dapat diatasi dengan memakai Basket Core Catcher, yang dipasang pada : Mata bor single corebarrel, Tabung UDS/Shelby Tube dan pad Core Liifter Case di Triple Tube Corebarrel. Basket core catcher ini didesain khusus, untuk mengatasi hal-hal seperti diatas.

 

 

 

 

 

 

Image | Posted on by | 8 Comments

CURICULUM VITAE BURHANNUDIN. BE


CURICULUM VITAE BURHANNUDIN. BE

Posted in Uncategorized | Leave a comment

eksplorasi mangan PT SOE MAKMUR RESOURCES di SOE Nusa Tenggara Timur


IMG_20120601_142943 IMG_20120601_143002 IMG_20120601_212554 IMG_20120601_212615 IMG_20120601_220811 IMG_20120601_220830 IMG_20120601_221014 IMG_20120601_221023 IMG_20120601_221122 IMG_20120602_000001 IMG_20120602_000006 IMG_20120602_000536 IMG_20130624_134651 IMG_20130626_070659 IMG_20130626_093836 IMG_20130627_101918 IMG_20130627_101937

Posted in Uncategorized | Leave a comment

PEMBORAN HORIZONTAL


This slideshow requires JavaScript.

LOBANG BOR DIAMETER 55 CM

PEMBORAN HARIZONTAL DIAMETER 22 Inchi/ 55 Cm

Di LOKASI PT.HONDA, KAWASAN INDUSTRI MITRA KARAWANG

DI KARAWANG TIMUR,JAWA BARAT

 

PENDAHULUAN.

Pemboran Hortizontal dengan diameter lobang  22 inch dan dikedalaman 3 meter dari permukaan tanah, dimaksudkan atau akan digunakan untuk pemasangan 5 buah Pipa Pralon diameter 6 inch,sebagai pelindung  Kabel listrik bagi PT.Honda.

Panjang keseluruhan yang akan di bor adalah sepanjang lebih kurang 900 meter, yang dibagi dalam beberapa section, dan masing-masing panjang section ini adalah 25 meter.

Disetiap section dibuat galian dengan ukuran panjang 3 meter,lebar 1,75 meter dan kedalaman 3 meter.

Lobang/galian ini adalah sebagai kedudukan dari mesin Bor , dan juga merangkap sebagai kolam sirkulasi air pemboran.

Mesin Bor akan berpindah titik setiap selesai pemboran 20 meter

Formasi tanah yang ada /akan di Bor adalah tanah Lempung, abu-abu tua dengan sifat phisik batas cair tinggi ,yaitu  akan  cepat  mencair  jika  kena  air dan  akan  cepat  mengering  jika  terkena  panas.

 

PERALATAN YANG DIPAKAI

  1. Mesin bor Horizonta, full Hidraulick, dengan tenaga Diesel 20 HP.
  2. Stang Bor AW dan NQ, secukupnya.
  3. Pompa Pembilas : Sunsin 120, dengan penggerak diesel 10 HP.
  4. Ditambah dengan pompa  NS 80,penggerak Diesel 12 HP untuk membuang lumpur dan Pompa Sunsin 45 dengan penggerak diesel 8 HP, untuk pompa supply air.
  5. Berbagai Ukuran dan Type Mata Bor yang didesain khusus  untuk  keperluan Pemboran ini ( lihat gambar
  6. Stabilizer berdiameter 16 inch
  7.  Berbagai ukuran alat pendorong Lumpur dari dalam lobang bor.
  8. Kunci pipa dan peralatan lainnya yang biasa dipakai dalam suatu pekerjaan pemboran.

 

 

 

PERSONIL

  1. 1 Orang  Supervisor pemboran
  2. 1 Orang Operator Mesin Bor
  3. 3 Orang Pembantu

 

PELAKSANAAN PEMBORORAN

 

  1. Sistim pemboran yang dipakai adalah : Untuk pembuatan lobang bor pertama/Pilot Hole , mata bor  4 inch  didorong/ diputar maju sampai  ke Pit/Lobang  berikutnya sejauh 20 meter.Dengan cara dibilas dengan air yang dipompakan.
  2. Jika  mata bor 4 inch sudah sampai di Pit, maka mata bor 4 inch diganti dengan mata bor khusus berdiameter 8 inch. Dan Lumpur dari hasil pemboran dibersihkan supaya tidak memenuhi Pit, yang nantinya akan mengganggu sirkulasi air bor
  3. Dan pemboran dilakukan dengan cara Pull Out, atau ditarik mundur sampai ke Mesin Bor
  4. Kemudian  dipasang alat pendorong Lumpur 6 inch, dan didorong sampai keujung Pit. Dan lumpur hasil pemboran dibersihkan/dipompa keluar Pit.
  5. Alat pendorong Lumpur ini diganti dengan Mata Bor Khusus  berdiameter 16 inch, dan dilakukan kembali pemboran dengan cara Pull Out  lagi, sampai ke Mesin Bor.
  6. Dan lumpur hasil pemboran juga harus bersihkan supaya  tidak  menutupi Mesin Bor
  7. Kemudian dipasang  alat  pendorong  lumpur berdiameter 10 inch, dan didorong sambil diputar sampai keujung Pit lagi. Lumpur hasil pendorongan ini dibersihkan.
  8. Alat pendorong Lumpur 10 inch ini diganti dengan Mata bor khusus berdiameter 22 inch, dan pemboran juga dilakukan dengan cara Pull Out, sampai ke Mesin Bor.
  9. Jika pemboran Pull Out dengan mata Bor 22 inch  ini selesai maka selanjutnya  dilakukan pembersihan lobang bor dengan alat pendorong lumpur, sampai lobang bor bersih
  10. Dan pemasangan Pipa Pralon sebanyak 5 batang dengan diameter masing-masing 6 inch dapat dilaksanakan

.

KESIMPULAN

-Pemboran  Horizontal ini, hingga saat ini belum sepopuler pemboran vertical, sehingga belum banyak yang menekuninya, kecuali untuk pemboran Horizontal dalam Skala Besar seperti :

a.Pembuatan /pemasangan Gorong-gorong yang berdiameter besar untuk Air kotor perkotaan, yang mana dipakai mesin bor dengan teknologi tinggi.

Dan yang mengerjakannya adalah kebanyakan Kontraktor Asing.

Tetapi untuk Pemboran Horizontal dengan diameter sekitar 50 Cm, atau dibawahnya biasanya dikerjakan oleh kontraktor Bor Pribumi dengan masih memakai teknologi sederhana.

Dan para pelakunya masih terbatas, juga para pemakai jasa pemboran Horizontal ini masih jarang, mungkin kedepannya Konsumen nya akan bertambah seperti :

Instansi PLN, TELKOM, PDAM, DAN JUGA DALAM SEKTOR iNDUSTRI

 

-Dalam hal pemboran Horizontal ini, yang harus diperhatikan adalah pertama-tama, formasi tanah yang akan di bor. Karena jenis tanah dan sifat phisiknya, akan menentukan Type dari Mata Bor yang akan digunakan.

-Selain membuat lobang yang cukup besar, yang juga harus diperhatikan adalah cara membuang/membersihkan lumpur hasil pemboran yang volumenya dapat mencapai beberapa meter kubik.

Seperti jika melakukan pemboran diameter 22 inch, dengan panjang 20 meter maka tanah yang harus dikeluarkan dapat mencapai sekitar 7 meter kubik.

-Mesin Bor Horzontal Hydraulick, harus mempunyai tenaga yang cukup besar, dan kontruksinya harus stabil jika diletakkan didalam Pit.dan selama beroperasinya pemboran.

Untuk itu Mesin Bor horizontal ini   kontruksinya harus didesain khusus sesuai peruntukkannya

 

Bandung ,Setember 2012

Burhannudin.BE

081320109007

Image | Posted on by | 3 Comments

pemboran horizontal di dermaga 1 pelabuhan PT PKT BONTANG KALIMANTAN TIMUR part 2



Posted in Uncategorized | Leave a comment